12-June-2008

12/06/2008 11:22

RINGKASAN

  • Fed Beige Book:  Ekonomi AS rentan dengan kenaikan harga energi, pangan, dan bahan baku .
  • Fed’s Kohn: Perbankan AS menunjukkan pendapatan yang buruk dan berlanjutnya penghapusbukuan di triwulan berikutnya.
  • ECB’s Stark: ECB tidak mempertimbangkan kenaikan suku bunga berturut-turut dan ekonomi zona euro akan pulih perlahan hingga semester kedua tahun ini.
  • Bank Korea mungkin menahan suku bunganya meskipun harga minyak dan inflasi meningkat.
  • Emas menguat seiring pelemahan dolar terhadap euro dan tangguhnya harga minyak akibat turunnya data inventori minyak AS.


Kesuksesan Retailer AS Menaikkan Harga Terbatas
Dunia usaha AS menghadapi kenaikan biaya beberapa minggu ini tapi retailer menunjukkan hasil yang berbeda ketika berusaha untuk menaikkan harga jual di tengah kondisi ekonomi yang melemah, ungkap Federal Reserve dalam laporannya hari Rabu. Beige Book "menunjukkan naiknya kekhawatiran inflasi," kata Scott Brown, pimpinan ekonom di Raymond James & Associates di St. Petersburg , Florida . Laporan ini menggambarkan perekonomian yang rentan akibat naiknya harga energi, pangan, dan bahan baku . Beberapa distrik Fed menggambarkan aktivitas ekonomi "lamban, lemah, atau rendah," atau "menurun, terpuruk, atau moderat." Di saat yang sama, pengeluaran konsumen berkurang seiring tergerogotinya pendapatan akibat naiknya harga energi dan pangan, utara Fed. Kegiatan industri "berkurang," dan pasar perumahan tetap  "lemah," tambah laporan tersebut. Di lain pihak, tekanan kenaikan upah pekerja moderat atau terbatas, meskipun perekrutan "jarang," kata Fed. Sementara Fed diharapkan untuk menahan suku bunga pada pertemuan berikutnya di 24-25 Juni, pasar memprediksi bank sentral mulai menaikkan suku bunganya di September.

Kohn : Perbankan AS Dapat Melaporkan Laporan Laba yang Buruk
Wakil gubernur Fed Kohn mengatakan perbankan AS dapat terus melaporkan pendapatan yang buruk serta penghapusbukuan di triwulan berikutnya. Menambahkan Fed akan mengambil tindakan selanjutnya untuk melindungi kegagalan sistem institusi. Kualitas pinjaman dapat terus turun sementara ini. Perbankan mungkin perlu injeksi dana tambahan dan memotong dividen untuk mengatasi kerugian. Selama harga rumah masih turunt, maka kerugian dapat membebani beberapa variasi pinjaman. Ketatnya pasar hipotek dan penyitaan rumah akan memperburuk pasar perumahan juga. Komentar ini menyebabkan rumor yang berkembang bahwa Goldman Sachs dapat melaporkan penghapusbukuan disaat merilis laporan kwartalan minggu depan. Terdapat rumor bahwa penghapusbukuan yang besar akan diumumkan oleh Goldman Sachs, yang dapat memukul saham keuangan. Yang menjadi faktor utama adalah, meningkatnya ketakutan di sektor keuanagan.

ECB’s Stark – Tidak Memiliki Rencana Untuk Kenaikan Bunga Berturut-turut
ECB tidak mempertimbangkan sama sekali kenaikan suku bunga berturut-turut, dikatakan anggota dewan ECB Juergen Stark pada Bloomberg dalam wawancara. “Pasar kini telah memahami sinyal Dewan Gubernur,” dikatakan Stark di hari Selasa. “Bagaimanapun kami tidak membicarakan rangkaian kenaikan suku bunga,” imbuhnya. Stark yang memimpin departemen ekonomi ECB, mengatakan inflasi yang tinggi kini memukul daya beli konsumen serta melihat pertumbuhan yang sangat besar kemungkinannya untuk melambat di triwulan kedua. “Namun beliau sempat menyinggung bahwa fundamental ekonomi zona eropa masih baik, mengulangi perkataan Trichet. Pertumbuhan diperkirakan secara luas untuk melemah setelah kuat di triwulan pertama, dimana ekonomi zona eropa terekspansi 0.8% dari triwulan sebelumnya. “Kami akan melihat pemulihan secara gradual setidaknya hingga semester kedua tahun ini,” dikatakan Stark.

Korea Selatan Mungkin Menahan Bunga Pada 5% Akibat Kekhawatiran Inflasi
Bank Korea kemungkinan tetap menahan suku bunga pada level tinggi tujuh-tahun pekan ini setelah melonjaknya harga minyak dan meningkatnya inflasi. Gubernur Lee Seong Tae dan kolega-nya akan menahan bunga repo tujuh-hari pada 5 % hari ini, menurut 19 ekonom yang disurvei Bloomberg. Mereka terakhir menyesuaikan suku bunga dengan menaikkan seperempat poin di Agustus. Pembuat kebijakan akan mempertimbangkan tingginya inflasi dalam mengelola mata uang dan kebijakan moneter, menurut Menteri Keuangan Kang Man Soo pekan ini, berbeda dari desakan sebelumnya yang meminta pemotongan bunga guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Menangani inflasi merupakan prioritas bagi Presiden Lee Myung Bak, dimana pengeluaran terpangkas oleh melonjaknya harga bahan bakar, memprotes keputusan pemerintah untuk menaikan bea atas impor daging sapi A.S.

Emas Menguat Akibat Pelemahan Dolar, Harga Minyak Naik
Emas menguat lebih dari 1% di hari Rabu seiring melemahnya dolar terhadap euro dan tangguhnya harga minyak yang memicu pembelian untuk mengantisipasi inflasi. Dolar turun terhadap euro dan yen seiring pelaku pasar memperdebatkan prospek suku bunga dan kondisi AS. Penguatan dolar merupakan faktor utama jatuhnya harga minyak hingga $864.15/ons kemarin, karena tangguhnya dolar mengurangi pembelian logam mulia sebagai alternatif investasi. Harga minyak juga menguat, setelah turun drastis selama dua sesi terakhir, akibat data inventori minyak dari Dep. Energi AS yang menunjukkan penurunan. Emas juga mendapat dukungan setelah serikat pekerja tambang emas di Afrika Selatan (NUM) berencana untuk melakukan mogok kerja bulan depan.

Klaim Tunjangan Pengangguran Inggris Naik Hingga Level Tertinggi 7 Bulan
Tingkat pengangguran Inggris sebesar 5.3% untuk 3 bulan hingga April 2008, naik 0.1 dari triwulan sebelumnya namun turun 0.2 selama setahun ini. Sementara itu, klaim tunjangan pengangguran 819,300 di bulan Mei 2008, naik 9,000 dari bulan sebelumnya, namun turun 58,100 dalam setahun. Tunjangan pengangguran telah naik selama 4 bulan terakhir. Pertumbuhan ekonomi Inggris melemah hingga 3 tahun terendah pada kwartal yang berakhir di  Mei. Kombinasi dari pelemahan sektor tenaga kerja dan penurunan pertumbuhan upah berdampak negatif untuk Poundsterling.

Ekonomi Jepang Tumbuh 4% Kuartal Lalu, Menurut Data Revisi
Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama Jepang bergerak lebih cepat dari laporan awal pemerintah setelah data menunjukkan pengeluaran pebisnis melebihi estimasi. Produk domestik bruto naik  4 persen dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret, menurut Cabinet Office di Tokyo kemarin, lebih cepat dari estimasi bulan lalu 3.3 persen. Pertumbuhan melambat akibat naiknya minyak dan biaya bahan baku yang mengikis laba. Melejitnya impor Jepang menyebabkan neraca dagang menyusut melebihi estimasi ekonom di April dan harga produsen merangkak di laju tercepat dalam 27 tahun di Mei, menurut laporan.

Australia Akan Menambah Jumlah Tenaga Kerjanya Akibat Pertambangan
Tenaga kerja di Australia kemungkinan bertambah di Mei, menjadikan pengangguran di level rendah tiga dekade terkait pesatnya sektor pertambangan dan perusahaan energi. Jumlah pekerja naik 13,500 setelah bertambah 25,400 di April, menurut estimasi ekonom yang disurvei Bloomberg News. Tingkat penganggur tercatat 4.2 % bulan lalu. Perusahaan sumber daya alam, dipimpin oleh Rio Tinto Group dan BHP Billiton Ltd., telah memperbanyak produksi untuk memenuhi permintaan Cina akan bahan baku , membantu menggerakkan ekonomi yang telah ekspansi 17-tahun.

Nikkei Naik 1.2% Didorong Eksportir, Daiichi Sankyo Melonjak
Nikkei naik 1.2% pada hari Rabu, didorong eksportir akibat melemahnya yen, sementara Daiichi Sankyo menguat 5% setelah diberitakan akan mengakuisisi perusahaan obat generic terbesar di India, Ranbaxy. Tapi kemungkinan naiknya suku bunga untuk menurunkan inflasi menjadi perhatian investor, yang dapat menggerogoti pasar.

KOSPI Menguat Oleh Teknologi; Perbankan Menjadi Incaran
Bursa Seoul mengakhiri kerugian selama 3 sesi berturut pada hari Rabu, dimana penguatan didominasi sektor teknologi seperti Samsung Electronics akibat membaiknya prospek pendapatan yang dapat mengimbangi kerugian pembuat kapal. Perbankan menjadi incaran setelah HSBC mempertimbangkan untuk membatalkan akuisisi Korea Exchange Bank.

Indeks Hong Kong Tergelincir Akibat Bursa Shanghai ; Cosco Pac Terpuruk
Indeks Hong Kong ditutup lebih rendah 0.21% pada hari Rabu setelah penguatan Cathay Pacific dan Chinese telecom dapat diimbangi dengan kejatuhan di saham versi H. Cosco Pacific anjlok 8.5% setelah sempat diberhentikan perdagangannya pada hari Selasa. Investor menunggu arah dari Fed AS dan data inflasi Cina.


Bila dalam email ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu adalah lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di email ini.

David S.
Business Dev. Officer (BDO)
Monex-Kbn. Sirih
Direct: 021-712-04075
Y!M: tanyakedavid
http://monexfutures .blogspot. com

Back

Search site

© 2008 All rights reserved.